IDESA / ECONOMIC INTELLIGENCE

Ekonomi desa.
Terukur untuk keputusan usaha.

Dari produksi yang sudah berjalan hingga peluang pengembangan kawasan, IDESA menyajikan dasar informasi bagi perusahaan untuk membangun kerja sama produktif bersama desa.

DATA · ANALISIS · KELAYAKAN · KEMITRAAN
01Pemetaan ekonomi
02Kajian peluang usaha
03Kerja sama operasional
01 / MENGENAL IDESA

Data ekonomi desa yang dapat digunakan.

Infrastruktur informasi untuk menjembatani aktivitas ekonomi riil dengan keputusan usaha.

01
Terukur

Aktivitas produksi dan nilai ekonomi dapat dicatat.

02
Dapat diperiksa

Asal data dan asumsi dapat ditelusuri kembali.

03
Relevan untuk keputusan

Data membantu menilai kelayakan dan kebutuhan usaha.

“IDESA adalah infrastruktur informasi ekonomi yang mengubah aktivitas produktif desa menjadi data usaha yang terukur, dapat diperiksa, dan berguna bagi keputusan komersial.”

Data membantu memahami usaha berjalan, hambatan produktivitas, kebutuhan penanganan, kapasitas masyarakat, serta peluang kerja sama. PT Sarva Mawa Tara menjadi mitra strategis pelaksanaan kegiatan ekonomi desa.

Prinsip analisis: data aktual dipisahkan dari asumsi, estimasi kebutuhan, dan skenario peningkatan ekonomi.
02 / PORTOFOLIO KEMITRAAN

Empat bidang kerja sama.

Satu tujuan: membangun kegiatan ekonomi desa yang produktif melalui kerja sama yang memiliki dasar kebutuhan dan pelaksanaan nyata.

Ajukan peluang Anda
01 / EKONOMI BERBASIS LAHAN

Ekonomi Berbasis Lahan

Menilai kesesuaian lahan dan komoditas untuk meningkatkan hasil serta memperkuat akses pasar.

  • Pemetaan lahan produktif
  • Kesesuaian komoditas dan input
  • Peningkatan produksi hingga pasar
Petani · Poktan · AgribisnisBahas kerja sama ↗
02 / TEKNOLOGI

Teknologi & Konektivitas

Digitalisasi pencatatan usaha, monitoring produksi, dan akses konektivitas bagi kawasan ekonomi desa.

  • Internet petani dan kawasan usaha
  • Pendataan dan monitoring digital
  • Teknologi tepat guna
ISP: PT Sarva Solution Indonesia (SSI)Bahas kerja sama ↗
03 / SUMBER DAYA AIR

Pengelolaan Air

Memperbaiki efisiensi air sebagai faktor penentu kontinuitas produksi dan biaya operasional.

  • Pemetaan neraca dan kebutuhan air
  • Efisiensi irigasi serta tampungan
  • Pengolahan dan penggunaan ulang air
Mutu air dan kelayakan ditinjau per lokasiBahas kerja sama ↗
04 / KEPEMUDAAN

Produktivitas Kepemudaan

Menghubungkan Karang Taruna dan pemuda desa dengan pekerjaan serta unit usaha penunjang.

  • Pemetaan kapasitas tenaga kerja
  • Pelatihan keterampilan dan operator
  • Jasa produktif dan usaha lokal
Karang Taruna · Mitra usahaBahas kerja sama ↗
03 / ECONOMIC INTELLIGENCE

Dari kondisi berjalan menjadi keputusan.

Setiap data memiliki peran: menjelaskan apa yang tersedia, berapa aktivitas ekonomi yang sedang berlangsung, apa hambatannya, dan apa yang memungkinkan untuk dikembangkan.

Output: baseline, analisis kesesuaian, prioritas penanganan, kebutuhan mitra, serta skenario nilai ekonomi.
01

Ekonomi Berjalan

Produksi, penjualan, biaya, usaha aktif, rantai pasok.

Profil nilai ekonomi aktual
02

Lahan & Komoditas

Jenis tanah, air, status lahan, iklim, dan kecocokan komoditas.

Rekomendasi produksi dan intervensi
03

Produktivitas

Hasil aktual, gap produksi, musim, input, dan potensi pengolahan.

Skenario peningkatan produksi
04

Air & Infrastruktur

Ketersediaan, distribusi, kualitas, kehilangan air, dan konektivitas.

Prioritas teknis dan kebutuhan investasi
05

SDM & Kepemudaan

Tenaga kerja, keterampilan, kebutuhan operator, dan usaha lokal.

Peta kapasitas tenaga kerja desa
06

Portofolio Kemitraan

Calon mitra, pasar, kebutuhan modal dan peran operator.

Rancangan peluang kerja sama
04 / SIMULATOR EKONOMI PERTANIAN

Ukur skenario. Bandingkan nilai produksi.

Sawah produktif, tegalan dan pekarangan di eks-Karesidenan Banyumas, serta kayu cepat panen. Ubah asumsi untuk melihat selisih nilai produksi bruto—bukan proyeksi laba investasi.

Asumsi usaha tani

Pilih jenis lahan dan komoditas. Khusus pekarangan, luas dinyatakan dalam m². Harga yang belum memiliki sumber resmi diberi label asumsi ilustratif.

Siklus produksi2 kali panen/tahun
100 ha
4,5 t/ha
6,0 t/ha
Rp6.500

Kesesuaian lahan harus diverifikasi untuk tiap petak.

Selisih nilai produksi bruto / tahun
Rp1,95 miliar
+33,3% dari kondisi awal
Rp5,85 MKondisi awal / tahun
Rp7,80 MSkenario / tahun
Produktivitas awal4,5 t/ha
Skenario penguatan6,0 t/ha
KomoditasPadi
Periode2 kali panen/tahun
Harga simulasiRp6.500/kg
RumusLuas × ton/ha × panen × harga/kg

Angka merupakan ilustrasi. Hasil, harga, biaya, dan risiko harus diverifikasi sebelum pengambilan keputusan usaha.

Daftar komoditas adaptif: tegalan, pekarangan & kayu 2–8 tahun

Fokus kurasi: eks-Karesidenan Banyumas (Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara). † harga acuan 2025/2026 bersumber; * harga ilustratif awal, bukan harga transaksi terkini. Harga, produktivitas dan kesesuaian tetap perlu survei lahan serta pembeli.

Tegalan adaptif

KomoditasHarga/kg
Kapulaga lokal — buah basah1×/thRp12.000 */kg
Jahe — rimpang segar1×/thRp18.000 */kg
Kunyit — rimpang segar1×/thRp8.000 */kg
Kencur — rimpang segar1×/thRp22.000 */kg
Cabai rawit — segar2×/thRp35.000 */kg
Jagung — pipilan kering2×/thRp5.000 */kg
Kacang tanah — polong kering2×/thRp12.000 */kg
Singkong — umbi segar1×/thRp1.800 */kg
Serai wangi — minyak suling1×/thRp214.294 †/kg
Nilam — minyak suling1×/thRp853.472 †/kg
Kopi robusta — biji1×/thRp61.870 †/kg

Pekarangan produktif

KomoditasHarga/kg
Cabai rawit2×/thRp35.000 */kg
Tomat2×/thRp9.000 */kg
Terong2×/thRp7.000 */kg
Kangkung darat6×/thRp5.000 */kg
Bayam6×/thRp6.500 */kg
Sawi/pakcoy5×/thRp8.000 */kg
Kacang panjang2×/thRp7.500 */kg
Jahe merah1×/thRp23.000 */kg
Kencur1×/thRp22.000 */kg
Kunyit1×/thRp8.000 */kg
Cabai merah2×/thRp30.000 */kg
Daun bawang3×/thRp8.500 */kg

Kayu cepat panen / energi

Jenis (siklus)Harga asumsi
Balsa — kayu ringan4 thRp900.000 */m³
Sengon / albasia6 thRp850.000 */m³
Jabon putih6 thRp850.000 */m³
Gmelina / jati putih8 thRp800.000 */m³
Akasia mangium8 thRp650.000 */m³
Eukaliptus pellita6 thRp600.000 */m³
Akasia auriculiformis8 thRp600.000 */m³
Kaliandra — kayu energi2 thRp550.000 */ton
Gamal — kayu energi3 thRp500.000 */ton
Lamtoro — kayu energi3 thRp500.000 */ton
Rujukan teknis: Dinas Pertanian Banyumas (kapulaga) · Perhutani Banyumas Barat (balsa) · ACIAR (daur kayu) · BRMP (pekarangan) · Ditjen Perkebunan (rerata harga 2025). Produk minyak nilam/serai dan kayu energi tidak boleh disamakan dengan harga biomassa atau kayu gelondongan.
05 / PROSES KOLABORASI

Dari potensi menuju kerja sama operasional.

Tahapan yang sederhana, terukur, dan terbuka untuk perusahaan serta institusi yang ingin mengembangkan usaha bersama desa.

01

Identifikasi
Potensi

Pilih wilayah, sumber daya, dan peluang usaha.

02

Kajian
Kelayakan

Periksa data, risiko, dan kebutuhan penanganan.

03

Desain
Kemitraan

Tetapkan peran, ruang lingkup, dan ukuran hasil.

04

Eksekusi &
Evaluasi

Jalankan program dan ukur capaian bersama.

06 / HUBUNGI IDESA

Buka peluang usaha desa bersama SARVA.

Ceritakan kebutuhan perusahaan Anda. Tim kemitraan dapat menindaklanjuti diskusi mengenai lahan, teknologi, air, atau tenaga produktif desa berdasarkan kajian kesesuaian.

Office: Desa Silado RT 004 / RW 001, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah

Diskusi Kemitraan

Permintaan dikirim langsung ke admin@idesa.id
Dikirim langsung ke email IDESA. Data formulir tidak disimpan di database website.